Meja Makan yang Membawa Kita Pulang
Catatan editorial tentang hidangan berbagi, percakapan panjang, dan alasan sebuah meja makan dapat terasa seperti rumah.
Semua cerita
Temukan kembali catatan makanan, resep, tempat, dan perjalanan dari dua sudut pandang.
Hasil arsip
Catatan editorial tentang hidangan berbagi, percakapan panjang, dan alasan sebuah meja makan dapat terasa seperti rumah.
Rute dua hari dari Sidemen menuju Tenganan dan Candidasa dengan ritme longgar, waktu istirahat, serta penghormatan pada ruang hidup warga.
Rute tiga hari Nusa Penida yang memisahkan kawasan barat dan timur, memberi waktu untuk cuaca, serta mengutamakan keselamatan di tebing.
Empat jajanan khas Kotagede dengan bentuk, bahan, rasa, dan cerita yang berbeda: kipo, legomoro, ukel-banjar, serta kembang waru.
Wedang ronde dengan kuah jahe hangat, bola ketan berisi kacang, kolang-kaling, dan pelengkap sederhana untuk enam mangkuk.
Bubur gurih santan dengan gudeg nangka, sambal goreng krecek tempe, telur, dan areh untuk empat porsi lengkap.
Mengenal perbedaan gudeg basah dan gudeg kering, bahan utamanya, serta lauk yang biasa melengkapi satu porsi gudeg Yogyakarta.
Panduan membaca ritme pagi Pasar Ubud, memilih jajanan dengan sopan, dan membedakan fakta pasar dari romantisasi wisata.
Mengenal perjalanan bakpia sebagai oleh-oleh Yogyakarta, pilihan isian tradisional dan modern, serta cara membawanya dengan aman.